Berita

Dedi Prasetyo/Net

Pertahanan

Polri Monitor Akun Medsos Milik KKB

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 18:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL. Setelah berhasil mendeteksi pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Polri tengah melakukan patroli terhadap sosial media milik KKB yang digunakan untuk propaganda.

"Ada 20 akun yang digunakan KKB untuk propaganda yang terdiri dari Youtube, Facebook dan Twitter. Sebagian besar ada di Facebook," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/12).

Sosial media ini, sambung Dedi, digunakan oleh mereka untuk meyakinkan dunia internasional melalui agitasi dan penyebaran berita yang tidak sesuai fakta.


"Kejadian-kejadian lama diunduh kembali dan dibuat narasi lagi, sama seperti penyebaran berita hoax," ujarnya.

Saat ini, tambah Dedi, tim siber Polri mandalami siapa di balik ataupun pengelola akun-akun sosial media yang digunakan untuk propaganda. Dari patroli siber itu, Polri berkeyakinan dikelola oleh para simpatisan dengan KKB.

"Nanti akan ditindaklanjuti oleh tim di Papua," jelasnya.

Saat ini beberapa akun telah di takedown. Pengungkapan ini berkat kerjasama Polri dengan Kemenkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya