Berita

Yuki Eka Bastian/RMOL Jabar

Nusantara

Tak Setuju Sikap Anti Poligami, Ketua PSI Kota Cirebon Mundur

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tak setuju dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie terkait larangan poligami, Ketua DPD PSI Kota Cirebon Yuki Eka Bastian memilih untuk mengundurkan diri. Yuki juga mundur sebagai calon legislatif DPRD Kota Cirebon.

“Saya mengundurkan diri sebagai Ketua DPD PSI Kota Cirebon dan Caleg DPRD Dapil 3  karena diberlakukannya anti poligami oleh PSI," terang Yuki kepada RMOLJabar, Senin (17/12).

Yuki mengritik sikap Grace yang dinilainya telah gagal menyampaikan pesan toleransi ke dalam politik praktis. Padahal, PSI selama ini mengklaim diri memperjuangkan toleransi di Indonesia.


“Poligami itu dalam Islam itu ada dan sudah diatur, pun dalam aturan negara. Terlalu riskan kalau harus merubah undang-undang tersebut, karena mayoritas masyarakat beragama Islam," ujar Yuki.

Yuki berpendapat, keputusan Grace terlalu dini dan terburu-buru menetapkannya sebagai komitmen Partai yang harus ditaati dan dipatuhi kader serta pengurus. Publik bisa saja menilai, Grace terlihat arogan dalam menakhodai partai politik.

“Saya pikir PSI terlalu prematur untuk mengeluarkan statement tersebut. Perlu dikaji lebih dalam lagi, karena mayoritas kita adalah muslim," katanya.

Meski telah menyampaikan pengunduran diri secara tertulis sejak 13 Desember 2018 lalu, Yuki mengatakan tetap akan membantu pemenangan PSI di Pemilu 2019.

"Walaupun demikian PSI tetap menjadi partai yang baik dan saya akan mendukung selalu teman-teman untuk maju di pencalegan," tandas dia. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya