Berita

Bupati Kendal tinggalkan DPRD/RMOL Jateng

Nusantara

Kecewa Ruang Paripurna Masih Sepi, Bupati Kendal Tinggalkan Gedung DPRD

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 16:35 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Bupati Kendal Mirna Annisa kecewa berat  mendapati ruang rapat paripurna DRPD Kendal masih kosong melompong. Padahal jadwal rapat sudah molor 15 menit. Mirna pun memilih meninggalkan gedung DPRD karena masih banyak agenda kerja yang harus dilakukannya.  

“Ini sudah jam 09.15 padahal undangan jam 09.00. Lihat saja ruang rapat paripurna masih sepi dan kosong. Terus ini mau dimulai jam berapa?agenda kegiatan saya yang menyangkut kepentingan masyarakat masih banyak,” katanya seperti dilansir RMOL Jateng.

Ruang paripurna memang masih terlihat sepi. Ketua DPRD Kendal Prapto Utono yang seharusnya memimpin paripurna, serta anggota dewan lainnya belum kelihatan batang hidungnya.


Sejatinya, rapat  paripurna ini agendanya berupa penyampaian tanggapan atau jawaban fraksi-fraksi atas pendapat bupati Kendal terhadap empat rancangan peraturan daerah (raperda) yang tengah dubahas.

Mirna mengatakan, dirinya mencoba untuk datang lebih terlambat dari jadwal yang ditentukan namun belum juga satu orang pun yang hadir. Ia kemudian mendatangi kantor sekretaris dewa dan menanyakan soal kehadiran Ketua DPRD dan anggota dewan lainnya.

"Ini ketua dewan belum datang, anggota juga belum ada yang datang, harusnya kan tepat waktu sesuai undangan,” ujar Mirna menumpahkan kekesalannya kepada staf kantor sekwan.

Bupati Kendal ini mengungkit, rapat yang kerap molor ini bukan sekali dua kali.

"Tahun 2016 saya sudah pernah protes ini, 2017 juga pernah protes. Kalau saya harus terus sesuaikan jadwal mereka kan ngga bisa, soalnya masih ada kegiatan lainya. Semoga ke depannya bisa saling berkomitmen untuk tepat waktu dan bisa saling menghargai,” ujarnya.

Mirna kemudian lebih memilih meninggalkan gedung dewan dan melanjutkan agenda kegiatan di kantornya. Dengan berjalan kaki, Mirna meninggalkan gedung DPRD menuju alun-alun dan kantornya. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya