Berita

Zakius Mansiman/RMOL

Nusantara

Perjuangan Anak-anak Pulau Mansiman Ke Sekolah, Harus Kayuh Perahu Seberang Lautan

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 07:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL.  Menuntut ilmu bagi sebagian anak-anak di pelosok daerah penuh perjuangan.

Mereka harus menyeberangi sungai, atau bahkan berjalan kaki berkilo-kilo meter karena sarana dan prasarana di daerahnya tidak memadai.

Salah satu contoh di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat. Anak-anak di pulau itu harus menyeberang lautan untuk sampai di sekolah.


Jika air tengah pasang, mereka menunggu surut kemudian mengayuh perahu dayung sejauh 15 kilometer ke kota Manokrawi. Waktu yang ditempuh satu jam lebih.

Margice bercerita pengalamannya ketika mengayuh perahu sepulang sekolah. Perahunya tiba-tiba terbalik hingga ia bersama tiga temannya terpaksa berenang hingga ke tepi daratan pulau.

"Bisa berenang. Tapi sekarang sudah tidak lagi, ada perahu antarjemput dari Polda Papua Barat," kata siswa kelas 2 SMKN 1 Manokwari ini berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Pulau Mansinam, Rabu (12/12).

Di pulau lokasi pertama kalinya injil masuk ke Papua Barat ini ada 40 siswa sekolah. Magrice berharap ada tambahan perahu untuk mengangkut para siswa ke sekolah.

"Terima kasih kepada Polda Papua Barat, tetapi perahunya kalAu bisa ditambah lagi agar waktu tunggunya tidak terlalu lama dan kami tidak terlambat sekolah," pintanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Pulau Mansinam, Zakius Mansiman mengatakan, pulau seluas sekira 25 hektar itu dihuni oleh 1.000 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) mencapai lebih 400 jiwa.

"Akses lalu lintas warga pulau ke dalam kota hanya bisa ditempuh dengan memakai perahu taksi. Bagi anak-anak sekolah, ongkos taksi perahu itu sangat mahal. Sekali jalan Rp 5 ribu, belum ditambah ojek," tuturnya.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya