Berita

Demo petambak Dipasena/RMOL Lampung

Nusantara

Pemasok Solar Dirazia, Petambak Dipasena Demo Polsek Rawajitu

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ratusan ibu-ibu petambak dipasena dari desa Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung menggeruduk kantor Polsek Rawajitu. Mereka mengeluhkan kelangkaan solar yang bisa mengancam budi daya tambak udang mereka.

Emak-emak yang tergabung dalam Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI) itu berunjuk rasa untuk meminta solusi terkait kelangkaan solar karena adanya razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat.

Ezra Dewi, salah satu peserta aksi, mengatakan solar adalah kebutuhan sangat vital bagi masyarakat di Bumi Dipasena. Terhentinya pasokan solar, karena pemasoknya dirazia berpengaruh sangat besar terhadap ketersediaan solar bagi masyarakat petambak.


“Aliran listrik dari PLN tidak ada, sehingga listrik kami harus pakai disel. SPBU juga tidak ada. Solar kami beli eceran dari pemasok, kalau sekarang di razia solusinya apa?” ujar Ezra seperti dilansir RMOL Lampung, Senin (10/12).

Dikatakan Ezra lebih jauh, harga solar di areal pertambakan Bumi Dipasena saat ini mencapai harga Rp6.500  hingga Rp8.000 per liter. Harga tersebut berfluktuasi walau tidak ada informasi kenaikan harga BBM secara formal.

Para petambak mengaku saat ini tengah mengalami kondisi sulit dalam usaha budidaya udang. Selain harga pakan yang mahal dan melorotnya harga jual udang, ada juga serangan penyakit WSSV. Kesulitan untuk mendapatkan solar membuat  ribuan petambak kian sengsara.

Kelangkaan solar di areal pertambakan udang Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang ini disinyalir karena terhentinya pasokan  solar eceran ke kecamatan tersebut. Suplai terhenti karena para pemasok tertangkap razia yang dilakukan Polsek Rawajitu Selatan dan Polres Tulangbawang. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya