Berita

Bambang Soestyo/RMOL

Nusantara

Bamsoet: Saya Iri dengan Kekompakan Anak Medan

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 15:15 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR Bambang Soesatyo takjub dengan kuatnya silaturahmi di antara anak-anak Medan.  

Hal ini diakuinya ketika hadir dalam dalam reuni anak Medan tiga generasi di malam Jumpa Kawan Lama Medan (JKLM) yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu malam (9/12).

"Bersyukurlah kalian karena tidak semua orang kompak seperti anak medan. Jujur saya iri, tapi saya bangga dengan acara ini," kata politisi Golkar tersebut.


Ketua Panitia JKLM 2018, Andi Achmad Dara mengatakan, JKLM ini tempat bertemunya mereka yang pernah tinggal di Medan dari tiga generasi yaitu tahun 60an, 70an dan 80an.

Hadir selain Bambang Soesatyo, juga Ketua DPD RI Oesman Sapta  Odang (OSO), mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kendra)  Agung Laksono, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajesakh, pengacara dan juga politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, ekonom H. S Dillon serta tokoh nasional lainnya.

"JKLM menjadi rumah kedua dan sebuah keluarga besar yang mesti dijaga. Tak ada kata yang pantas terucap selain, terima kasih untuk semua," kata Andi Achmad.

Masih menurut anggota DPR Fraksi Golkar ini, reuni ini bukan hanya yang dimaksud berasal dari Medan. Tapi juga mereka yang pernah belajar atau kuliah di Medan.

Hal senada diperkuat Agung Laksono yang juga pembina JKLM. Menurutnya, ini adalah silaturahmi mereka yang pernah berinteraksi dengan Kota Medan sejak era tahun 1960-an.  

"Seperti Pak OSO, yang pernah tiga tahun belajar di Medan. Meski tidak bertemu saya karena generasi tahunnya yang beda. Sudah saatnya ada regenerasi, kami bangga kepada adik-adik  sukses JKLM 2018," kata Agung yang pernah sekolahan di SMA Negeri 4 Medan.  

JKLM pertama kali dicetuskan tahun 1998 oleh Agung Laksono, Erwan Sukarja, Fahri Tayeb, Dona Tobing, Aulia Basrah lubis, serta Alen Nurdin. Kini, JKLM telah menyentuh tahun yang ke-20.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya