Berita

Foto: Net

Pertahanan

Kekerasan Melahirkan Perlawanan Baru OPM, Sudah Kuno

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 12:33 WIB | LAPORAN:

Pemerintah harus segera membuka ruang dialog dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) demi terciptanya perdamaian di wilayah paling timur Indonesia.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi menjelaskan, metode perjuangan rakyat Papua menuntut kemerdekaan ini terbagi dua, yakni gerakan bersenjata dan damai.

"Gerakan ini sepanjang sepengetahuan saya masih terpisah-pisah, tidak dalam kesatuan gerak," katanya berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/12).


Menurut dia, harus ada win-win solution dari kedua pihak atas konflik berkepanjangan di tanah Papua.

"Metode kekerasan itu sudah kuno, karena dia akan melahirkan perlawanan baru," tegasnya.

Akhir pekan lalu, gerombolan bersenjata membantai para pekerja proyek Trans Papua oleh OPM di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Bin Firman menekankan, meski membuka ruang untuk dialog, hukum harus tetap ditegakkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Prosesnya harus dilakukan secara terbuka. Jangan mengirim pasukan untuk menyerbu seperti yang sudah-sudah, lakukan secara persuasif," pungkasnya.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya