Berita

Menlu Retno/RMOL

Nusantara

Kepada Peserta BDSC II Menlu Retno Ingatkan Demokrasi Harus Ditanam Sejak Dini

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 00:20 WIB | LAPORAN:

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menggelar pertemuan dengan 138 peserta dari 57 negara yang mengikuti Bali Democracy Student Conference (BDSC) II di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/11).

Sebelum diadakan acara utama BDSC II pada 6-7 Desember, Menlu Retno mengajak para peserta melakukan diskusi hangat mengenai proses demokrasi.

"Ini forum untuk anak muda, dan mereka bicara mengenai masalah demokrasi," katanya di Hotel Courtyard, Nusa Dua.


Dalam diskusi, Menlu Retno membahas antara lain bagaimana generasi penerus bangsa meyakini bahwa demokrasi akan membawa kemakmuran maupun kesejahteraan.

"Kemudian kita juga bicara mengenai apa sih yang dihadapi oleh demokrasi pada saat ini. Karena kita tahu negara-negara demokrasi yang sudah matang kita juga melihat adanya tren mengenai masalah anti pluralisme, kemudian populisme xenophobia, dan sebagainya," paparnya.

Menlu Retno juga membahas peran anak muda dapat berkontribusi terhadap demokrasi yang dinilai harus ditanam sejak muda dengan memperkenalkan masalah-masalah demokrasi.

"Di sinilah kita bicara mengenai masalah nilai dari sejak awal dalam artian bahwa sejak muda maka perlu ditanamkan nilai yang baik antara lain mengenai masalah demokrasi, mengenai masalah toleransi dan sebagainya. Karena demokrasi akan bisa berjalan kalau kita juga menghargai perbedaan karena namanya demokrasi masing masing orang punya pendapat," lanjutnya.

Oleh karenanya, dengan adanya polemik demokrasi, generasi muda harus saling menghormati perbedaan.

"Menjadi sangat penting artinya bagi sebuah demokrasi untuk berjalan dengan baik untuk membawa kebaikan untuk menyejahterakan rakyat. Dan pada saat kita bicara mengenai masalah kesejahteraan maka bukan kesejahteraan dari segala segelintir orang tapi kesejahteraan buat semua," tutur Menlu Retno. [wah]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya