Berita

Irvan dan kuasa hukumnya/RMOL Sumut

Nusantara

Dapat Ancaman Pembunuhan, Jurnalis TV Lapor Polisi

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 16:15 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL Seorang kontributor televisi nasional di Sumatera Utara (Sumut) bernama Irvan, mendapat ancaman pembunuhan. Wartawan itu telah melaporkan peristiwa itu ke Polda Sumatera Utara.

Irvan mengatakan, dua pria melalui media sosial, mengancam akan menghabisi nyawanya jika berani masuk ke wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Ia  menduga, ancaman itu muncul akibat keduanya tidak suka dengan sejumlah pemberitaan terkait pelayanan publik di Kabupaten Pakpak Bharat.

Irvan mengatakan, ancaman itu dilakukan oleh VB dan OT lewat akun facebook mereka. Peristiwa itu telah dilaporkannya ke Polda Sumatera Utara dengan didampingi kuasa hukumnya Putra Silalahi pada Sabtu (1/12) lalu.


"Saat melaporkan mereka, saya juga membawa barang bukti print out postingan status kedua terlapor. Informasinya dalam pekan ini saya akan diperiksa sebagai saksi," kata Irvan di Kantor Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumut, Selasa (4/12) seperti dilansir RMOL Sumut.

Lebih jauh Irvan menerangkan, dalam akun medsosnya, VB dan OT menyebut Irvan dengan kata-kata kasar. Mereka juga menghina profesinya selaku jurnalis.

Dari print out unggahan VB dan OT di media sosialnya. Mereka terlihat menanggapi status Irvan di media sosial.

"Setahu kita, dia orang dekat Bupati dan punya akses masuk ke pemerintahan. Mereka sering ikut kegiatan bupati. Kalau ada bantahan dia yang maju. Saya berharap pihak Kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang telah dibuat," terang jurnalis TVOne itu.

Secara terpisah, terkait kasus tersebut, pihak Polda Sumut mengatakan akan menindaklanjuti laporan kasus dugaan pelanggaran UU ITE tersebut.

"Ya namanya ada laporan masyarakat. kita akan tindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya