Berita

Lion Air/Net

Nusantara

TRAGEDI JT-610

Investigasi KNKT Tidak Boleh Atas Pengaruh Pihak Lain

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 23:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil investigasi kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merupakan hal yang ditunggu oleh para keluarga korban.

Untuk itu, Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo menyayangkan sikap KNKT yang berubah-ubah dalam memberi kesimpulan.

KNKT sempat merilis kesimpulan bahwa pesawat PK-LQP telah rusak di penerbangan sebelumnya, yakni dari Denpasar menuju Jakarta. Namun, pernyataan itu diralat setelah pihak Lion Air mengancam akan menempuh jalur hukum atas pernyataan KNKT.   


"Hasil investigasi KNKT sangat ditunggu keluarga korban ya. Ini sangat disayangkan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (1/12).

Bagi politisi Gerindra tersebut, sikap KNKT justru terkesan main-main dalam masalah kemanusiaan. Mereka tidak menghargai nyawa yang hilang akibat kecelakaan itu dan nasib keluarga yang ditinggalkan.

"Seakan nyawa publik dibuat main-main. Tidak boleh terjadi ini," kata Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mendesak pihak KNKT untuk mengedepankan profesionalitas dan independen dalam mengumumkan hasil investigasi.

"Investigasi tidak boleh dipengaruhi pihak manapun," pungkasnya. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya