Berita

Widjajanto/RMOL

Nusantara

Senjata Buatan Indonesia Tidak Kalah Dengan Negara Maju

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 22:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberhasilan kontingen Indonesia meraih juara dalam ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 di Malaysia tidak terlepas dari peran PT Pindad (Persero).

Industri pertahanan kebanggaan Indonesia menjadi pendukung kontingen dalam hal persenjataan dan amunisi.

"Ini adalah cermin dari teknologi anak bangsa yang tidak kalah melawan produk-produk negara maju dalam lomba tembak militer angkatan darat di Asia," kata Direktur Bisnis dan Produk Hankam PT Pindad Widjajanto saat menyambut kontingen AARM ke-28 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/11).


Menurutnya, prestasi tersebut justru bukan membuat Pindad terlena, melainkan bertekan akan terus meningkatkan kemampuan.

"Justru dengan gelar juara umum ini menjadi cambuk untuk menebalkan semangat kita buat menjadi juara lagi. Kami dari PT Pindad sangat komit untuk mengembangkan teknologi ini," jelas Widjajanto.

Diapun memastikan, pengembangan-pengembangan terus dilakukan Pindad untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

"Seperti apa feedback dari pengguna, senjata yang dipakai, amunisinya, tingkat kecepatannya. Karena dari tahun ke tahun selalu ada perbaikan," imbuh Widjajanto. [wah]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya