Berita

Lion Air PK-LQP/Net

Nusantara

TRAGEDI JT-610

PDIP: KNKT Dan Lion Air Jangan Gegabah Bikin Pernyataan

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 00:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Lion Air diminta berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan terkait pesawat PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober lalu.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi V DPR Rahmat Hamka Nasution menanggapi kesimpulan pihak KNKT yang menyebut pesawat sudah tidak layak terbang dari penerbangan sebelumnya. Pernyataan ini kemudian diralat setelah pihak Lion Air mengancam akan membawa tudingan itu ke ranah hukum.

Baca: Kesimpulan Berubah, Lion Air PK-LQP Layak Terbang


“Kita minta kepada semua pihak untuk tidak gegabah dalam membuat pernyataan apalagi ini sangat sensitif,” ungkap politisi PDIP itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/11).

Pernyataan yang gegabah, sambungnya, bisa mengganggu proses penyelidikan penyebab kecelakaan terjadi. Di sisi lain, juga menyangkut perasaan keluarga korban juga harus dijaga.

Oleh karena itu, politisi asal Kalimantan Tengah ini meminta KNKT juga memberikan informasi-informasi kepada masyarakat dengan jelas. Sementara kepada pihak Lion Air, dia menuntut agar lebih kooperatif.

“KNKT jangan memberikan kesimpulan yang akhirnya menimbulkan asumsi-asumsi di publik. Begitu juga pihak Lion Air untuk jangan reaktif dan harus bisa menahan diri,” pungkas Rahmat. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya