Berita

Taufiqulhadi/net

Politik

Politikus Nasdem: Omongan Viktor Senada Dengan Cerita Nabi

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 19:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, dikecam masyarakat luas. Penyebabnya adalah pernyataan dia yang menyebut orang bodoh dan miskin tidak bisa masuk surga.

Viktor mendapat pembelaan dari koleganya di Partai Nasdem. Menurut Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Taufiqulhadi, Viktor cuma menyampaikan perumpamaan.

"Itu sebuah perumpaan. Hal itu senada dengan kisah dari Nabi sendiri. Suatu ketika Nabi bertemu dengan sejumlah perempuan lanjut usia. Para perempuan itu bertanya, apakah orang tua bisa masuk surga? Sambil tersenyum Nabi menjawab 'tidak'," tutur Taufiqulhadi kepada Kantor Berita Politik RMOL di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (29/11).


Politikus asal Aceh itu melanjutkan, ketika para perempuan itu bersedih, barulah Nabi Muhammad menjelaskan bahwa semua orang yang masuk surga akan dibuat muda lebih dulu.

“Jadi, ahli surga itu semua muda. Demikian juga soal bodoh dan kaya. Semua yang masuk surga akan pintar dan kaya,” imbuhnya.

Dia berharap pernyataan Viktor tersebut tidak dibesar-besarkan untuk membuat gaduh masyarakat.

“Saya rasa, maksud ungkapan Pak Victor adalah sama seperti cerita Nabi tadi. Itu cerita populer dalam Islam,” pungkasnya.

Pernyataan tentang orang miskin tidak bisa masuk surga itu diucapkan Viktor pada Selasa lalu (27/11), dalam kegiatan Learning Event Sumba Iconic Island, di Hotel Aston Kupang.

"Karena orang cerdas saja yang masuk surga. Tidak ada orang bodoh dan miskin yang masuk surga," ucap mantan Ketua Fraksi Nasdem di DPR RI itu.

Viktor mendorong warganya membangun NTT dan sumber daya manusia di dalamnya, dengan kerja keras dari tangan dan keringat sendiri. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya