Berita

Antonio Tajan/BBC

Dunia

Solidaritas Lawan Kekerasan Seksual, Pejabat Uni Eropa Ini Gunakan Riasan

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 05:20 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Di sela pertemuan tingkat tinggi pemimpin Uni Eropa dan Inggris untuk membahas masalah kesepakatan Brexit di Brussel kemarin, (Minggu, 25/11), ada aksi menarik yang terjadi.
  Di tengah pertemuan, ada sikap solidaritas dari pejabat tinggi Uni Eropa. Dia adalah Presiden Parlemen Eropa Antonio Tajani.

Saat berbicara di atas panggung, dia mengoleskan riasan merah di bawah matanya. Aksi itu dimaksudkan untuk melambangkan kekerasan dalam rumah tangga yang diderita oleh banyak wanita.

"Kekerasan terhadap perempuan tidak dapat diterima. Saya belajar ini dari ibu saya dan saya mengajarkannya kepada anak-anak saya," tulisnya di akun Twitter untuk menjelaskan aksinya tersebut.

"Kekerasan terhadap perempuan tidak dapat diterima. Saya belajar ini dari ibu saya dan saya mengajarkannya kepada anak-anak saya," tulisnya di akun Twitter untuk menjelaskan aksinya tersebut.

Tajani menunjukkan dukungannya di Hari Internasional PBB untuk Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan.

Ditandai setiap tahunnya pada tanggal 25 November, hari itu adalah awal dari kampanye 16 hari, menyerukan kepada orang-orang dan organisasi untuk mengatasi kekerasan.

Menurut PBB, itu akan mempengaruhi lebih dari sepertiga wanita secara global selama hidup mereka. [mel]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya