Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Lukman Hakim Ingatkan Peran Keluarga Cegah Korupsi

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah perilaku korupsi.

Demikian disampaikannya saat memberikan arahan untuk menguatkan komitmen pencegahan korupsi berbasis keluarga di lingkungan Kemenag dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di Hotel Savero, Depok, Jumat (23/11).

Menurut Lukman Hakim, dalam upaya agar kesadaran diri aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga terus tumbuh berkembang. Sehingga segala tindakan perbuatan, sikap betul-betul dalam rangka untuk tidak melakukan hal-hal yang dinilai koruptif dalam mengemban tugas di Kemenag.


Dia mengimbau kepada ratusan srikandi Kemenag tersebut untuk menebarkan benih sikap anti korupsi kepada seluruh ASN di lingkungan Kemenag. Karena kekuatan perempuan sangat luar biasa dalam mencegah perilaku koruptif.

"Kesadaran ini harus terus ditumbuhkembangkan, di situlah diperlukan agen-agen. Fungsinya menebarkan benih-benih mengapa kita harus anti korupsi," jelas Lukman Hakim.

Agen gerakan SPAK yang juga istri menag Trisna Willy Lukman menambahkan bahwa pencegahan korupsi berbasis keluarga di Kemenag. Menurutnya, sikap anti korupsi sangat penting untuk dimulai dari keluarga.

Menurutnya, anti korupsi dimulai dari keluarga karena keluarga adalah lingkup terkecil. Selama ini ratusan srikandi Kemenag telah melakukan sosialisasi anti korupsi berbasis keluarga, salah satunya mengajari kejujuran kepada anak melalui permainan.
 
"Jadi kalau keluarga-keluarga sudah bersih, insya Allah masyarakat juga akan bersih, juga lingkungan kita bersih. Jadi anti korupsi dimulai dari keluarga," papar Trisna. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya