Berita

Javad Zarif/Net

Dunia

Iran Enggan Negosiasi Ulang Perjanjian 2015 Dengan AS

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 09:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran tidak memiliki niat untuk menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir 2015, seperti yang diminta oleh Amerika Serikat.

Begitu penegasan yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif ketika berbicara di Forum Dialog Mediterania edisi ke-4 (MED 2018) di ibukota Italia Roma (Kamis, 22/11).

Dikabarkan Press TV, Zarif mengatakan bahwa negosiasi perjanjian tersebut dengan Amerika Serikat tidak ada gunanya karena Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak dapat dipercaya.


Diketahui bahwa Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian yang memiliki nama resmi Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu pada bulan Mei lalu.

Perjanjian bersejarah itu ditanndatangani oleh Iran dan kelompok negara P5+1, yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, China, Rusia dan Jerman.

Sejak menarik diri dari perjanjian, Amerika Serikat kembali memberlakukan sanksi kepada Iran. Namun Amerika Serikat membuat usulan untuk mebegosiasikan ulang perjanjian dengan Iran.

Iran telah menyatakan dengan jelas untuk tetap berpegang pada ketentuan perjanjian saat ini dan bekerja dengan Eropa untuk mengatasi sanksi. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya