Berita

Hendropriyono dan Andika Perkasa/Net

Politik

Kisah Partono, Warisan Hendropriyono Untuk Andika Perkasa

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 | 15:13 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Ada sebuah cerita lucu saat Andika Perkasa diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) di tahun 2014 lalu.

Sebelum Andika masuk, Danpaspampres dipegang oleh Mayjen TNI Doni Monardo. Dia punya sekretaris pribadi (Spri) bernama Partono.

Saat Andika menggantikan Doni, posisi Partonio tidak bergeser. Dia tetap menjadi Spri. Kali ini untuk Andika Perkasa.


Usut punya usut, ternyata belasan tahun silam, sebelum bertugas di Markas Paspampres, Partono pernah bertugas sebagai Spri di Kodam Jaya.

Atasan dia kala itu, adalah Pangdam Jaya Mayjen TNI AM Hendropriyono.

Dengan kata lain, saat dipindah ke Markas Paspampres dia menjadi bawahan dari menantu mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), yang tak lain adalah Andika Perkasa.

Partono pun diolok oleh rekan-rekannya sebagai barang warisan alias stok lama. Sebab dia terus-menerus jadi Spri untuk ayah mertua hingga menantu yang berdinas di TNI.

Diam-diam Partono sempat curhat kepada mantan Pangdam Jaya yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Marciano Norman.

Kepada Marciano, Partono minta dipindah ke BIN. Permintaan itupun dikabulkan.

"Partono diledek soalnya. Teman-temannya bilang, kamu tuh barang warisan ya. Mosok jadi Spri melulu, dari bapak mertua sampai ke menantunya, kamu melulu spri-nya. Teman-temannya bilang, orang-orang kalau ngasih warisan itu uang atau harta benda. Ini warisannya malah Spri kayak Partono,” ujar Marciano Norman kepada Kantor Berita Politik RMOL, dalam sebuah pertemuan.

“Akhirnya karena memang dia mau ke BIN, ya sini saya tampung,” tukasnya. [ian]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya