Berita

Maruarar Sirait/Net

Politik

Maruarar Sirait: Saya Juga Harus Mempertanggungjawabkan Secara Moral

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 17:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Keluarnya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 16 yang awalnya memuat 54 jenis industri dalam Daftar Negatif Investasi (DNI) kemudian turun menjadi 25 dianggap sebagai kebijakan yang merugikan kepentingan rakyat.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Maruarar Sirait merasa turut mempertanggungjawabkan hal tersebut yang saat menjadi polemik di dalam publik. Hal itu diutarakannya saat interupsi di dalam sidang Paripurna DPR.

"Itu terjadi debat sebelum masuk sidang ini, saya juga harus mempertanggungjawabkan secara moral karena ini sudah terjadi di ruang publik," ujar Ara biasa disapa di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (21/11).


Dia berharap agar Presiden Joko Widodo dapat mempertimbangkan kebikakan itu kembali. Menurut Ara, selama ini kebijakan Jokowi di bidang UKM sudah sangat baik.

"Jadi harapan kami Pak Jokowi yang selama ini sudah sangat bagus kepada UKM karena menurunkan pajak dari 1 persen menjadi 0,5 persen, kemudian memberikan kredit tanpa jaminan dari Rp 5 juta sampai Rp 25 juta terus dilanjutkan," bebernya.

Terakhir, bentuk sikap keberpihakan antara pemerintah dengan DPR terhadap UKM adalah ketika merumuskan bersama RUU Kewirausahaan.

"Banyak hal-hal yang positif sepeti UU Kewirausahaan yang akan disahkan dan digolkan oleh pemerintah dan DPR, yang memungkinkan melahirkan pengusaha-pengusaha baru," pungkas Ara. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya