Berita

Iguana Hijau/Net

Jaya Suprana

Iguana Hijau Menjajah Kepulauan Cayman

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 07:21 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA abad XXI ternyata kerajaan Inggris masih punya jajahan. Satu di antaranya adalah Kepulauan Cayman yang termashur di planet bumi sebagai surga bagi perusahaan yang ingin tidak membayar pajak.

Grand Cayman

Maka Kepulauan Cayman memiliki 106 ribu perusahaan jauh melebihi jumlah manusia yang cuma sekitar 61 ribu insan saja.


Namun masih ada penduduk lain yang berjumlah jauh melebihi jumlah manusia di Grand Cayman sebagai pulau terbesar di Kepulauan Cayman, yaitu  iguana yang berwarna hijau. Kini, Grand Cayman menjadi surga bukan cuma bagi penghindar pajak, namun juga iguana hijau.

Diduga lebih dari 1.300.000 iguana hijau kini berkeliaran di sana. Iguana hijau bisa berukuran sampai satu setengah meter maka dapat dibayangkan betapa menjengkelkan apabila mereka masuk ke dalam rumah, mobil, restoran, hotel, sekolah apalagi rumah sakit.

Iguana hijau rakus memakan tanaman di kebun dan ladang serta telur-telur burung liar di samping mengunyah kabel-kabel listrik sehingga memadamkan aliran listrik. Lubang-lubang yang digali sebagai sarang iguana hijau juga merusak jalan raya sampai lapangan golf.

Ekosistem


Iguana hijau bukan hewan pribumi Kepulauan Cayman. Baru mulai tahun 90-an abad XX iguana hijau dibawa masuk oleh manusia ke Pulau Grand Cayman sebagai hewan peliharaan.

Habitat asli iguana hijau sebenarnya adalah Amerika Tengah dan Selatan di mana telur dan bayi iguana hijau sangat digemari ular dan burung liar setempat. Secara alami di Grand Cayman hadir suatu ekosistem yang mencegah ledakan populasi iguana hijau.

Di Grand Cayman, praktis tidak ada predator (kecuali mobil) yang membinasakan iguana hijau, sehingga mereka bisa leluasa berkembang biak seolah tanpa batas sehingga menembus jumlah jutaan merajalela berkeliaran menjajah Grand Cayman.
 
Penanggulangan


29 Oktober 2018 terpaksa departemen lingkungan hidup Grand Cayman mengeluarkan kebijakan khusus demi berontak melawan penjajahan iguana hijau.

Ratusan warga sudah terdaftar sebagai pemburu bayaran dengan bayaran enam dolar untuk setiap iguana hijau terbunuh.

Di tengah protes para penyayang binatang, sampai pertengahan November tercatat sudah sekitar seratus ribu iguana hijau terbantai.

Departemen ekologi Kepulauan Cayman memaklumatkan kebijakan lebih berperikehewanan, yaitu berupaya melestarikan dan mengembangbiakan hewan pribumi Grand Cayman, yaitu iguana biru yang nyaris punah tersaingi iguana hijau yang berdaya kembang biak lebih cepat, di samping daya cakar dan pecutan ekor lebih menakutkan para anjing dan kucing Grand Cayman.

Departemen ekologi juga bekerja sama dengan departemen perdagangan meningkatkan ekspor iguana hijau ke negara-negara dengan masyarakat penggemar kuliner “ayam pohon” sebagai julukan bagi iguana hijau yang dagingnya diolah menjadi hidangan lezat. [***]

Penulis pembelajar ekologi dan ekonomi


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya