Berita

Hensat/Net

Politik

Di Mata Calon Penguasa, Rakyat Cuma Istimewa 6 Jam

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 10:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilu serentak memang membingungkan. Tidak hanya bagi calon presiden dan partai politik yang menghadapi pileg dan pilpres secara bersamaan, tapi juga rakyat.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menjelaskan, parpol gamang menghadapi pemilu serentak. Mereka bingung mana yang harus menjadi prioritas untuk diperjuangkan mati-matian, caleg atau capres.

“Mereka bingung mau berjuang untuk pilpres atau pileg, mau dua-duanya sulit, dana terbatas,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Selain itu, pasangan capres dan cawapres juga tidak kalah meradang. Sebab, meski memiliki banyak partai pendukung, mereka tetap merasa berjuang sendiri.

“Si capres-cawapres, bingung ngeliat parpol berjuang buat partai duluan,” sambung pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu.

Sementara rakyat tidak kalah bingung. Pasalnya, perlakuan kepada rakyat tetap saja, yaitu hanya diistimewakan saat hari pemilihan digelar.  

“Di mata calon penguasa, mereka cuma diistimewakan setiap 5 tahun sekali. Itupun cuma enam jam, dari  7 hingga jam 13, setelah itu ya, we know lah,” tukas pria yang akrab disapa Hensat. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya