Berita

Tito Karnavian (kanan)/Rep

Pertahanan

Polisi Hong Kong Ingin Belajar Penanggulangan Terorisme Dari Polri

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 18:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melakukan pertemuan bilateral dengan Commissioner of Hong Kong Police Force, Lo Wai-Chung Stephen di sela Sidang Umum Interpol ke-87 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pada pertemuan itu, Lo Wai-Chung menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan reputasi tingkat global yang dimiliki Polri dalam penanggulangan terorisme dan radikalisme.

"Kepolisian Hong Kong berharap dapat belajar lebih banyak dari keberhasilan Polri dalam penanggulangan terorisme dan radikalisme," kata Tito dalam keterangannya, Senin (18/11).


Hal itu, lanjut dia, lantaran Kepolisian Hong Kong belum memiliki cukup pengalaman dalam menghadapi kasus-kasus terorisme dan radikalisme, tidak seperti Polri yang telah menangani beberapa aksi-aksi teror yang terjadi.

"Oleh karena itu, Kepolisian Hong Kong mengharapkan kesediaan Polri untuk menjalin kerja sama yang lebih erat khususnya dalam penanggulangan terorisme dan radikalisme," ujar Tito.

Alumnus Akademi Kepolisian 1987 ini mengaku siap membantu Kepolisian Hong Kong dengan menjalin kerja sama yang lebih erat dalam rangka penanggulangan terorisme dan radikalisme.

"Kerja sama juga akan diwujudkan dengan tukar menukar informasi serta penyelenggaraan pertemuan secara rutin secara formal maupun informal," urai Tito.

Menurut Tito, kerja sama antara Polri dan Kepolisian Hong Kong sangat strategis karena terdapat lebih dari 150.000 warga negara Indonesia di Hong Kong.

"Saking apresiasinya Kepolisian Hongkong, saya diundang untuk membelai dan membagikan pengalaman penanggulangan berbagai kejahatan di Indonesia," demikian Tito. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya