Berita

Salawatan/Net

Politik

Redam Tensi Politik, Apkasi Salawatan Keliling Indonesia

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 10:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Salawatan diyakini bisa mengurangi tensi politik yang cenderung memanas jelang Pilpres 2019. Atas alasan itu, Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar salawatan keliling Indonesia.

Pada Jumat (16/11), salawatan digelar bersama korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sehari berikutnya digelar di Konawe Selatan, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ketua Apkasi, Mardani H Maming menjelaskan bahwa pihaknya memang tengah gencar menggelar salawatan di berbagai daerah. Tujuannya, untuk mengurangi tensi politik yang cenderung memanas di tahun politik.


“Kami berharap, agar negeri ini menjadi berkah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (19/11).

Dia menegaskan bahwa acara ini akan terus digelar di berbagai daerah lainnya di Indonesia.

"Pada 26 November mendatang rencananya Sholawatan serupa akan digelar di Bayuwangi, Jawa Timur," katanya.

Adapun saat di Lombok, salawatan turut dihadiri oleh Tuan Guru Bajang KH. Muhammad Zainul Majdi bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Sementara di Konawe Selatan, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf didaulat menjadi penceramah. Dalam ceramah itu, dia meminta seluruh jemaah mencintai negeri ini. Ia juga meminta rakyat Indonesia mendukung penuh program pemerintah.

"Kita harus bersyukur kita berada di negara yang luar biasa ini. Ayo kita dukung apa yang menjadi program pemerintah kita," ujar Habib Syech dalam ceramahnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya