Berita

Hasil UKM/Net

Bisnis

Kondisi Ekonomi Terancam, Kebijakan Pemerintah Malah Matikan UKM

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 17:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Setelah kondisi ekonomi nasional terancam, pemerintah justru mengeluarkan kebijakan ekonomi yang bisa mematikan usaha kecil dan menengah dalam negeri. Dan jatuh ke tangan asing.

"Kebijakan ini semakin memperkuat cengkeraman asing dalam potensi bisnis yang terdapat di dalamnya. Pemerintah seharusnya menjaga dan melindungi start up UKM potensial yang justru akan memberikan nilai tambah besar dalam perekonomian nasional,” kata Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Handi Risza, sore ini (Minggu, 18/11).

Komentar singkat Handi Reza adalah respons atas Presiden Joko Widodo keluarkan paket kebijakan ekonomi ke-XVI, di mana, Penanaman Modal Asing (PMA) bisa merambah hampir 26 bidang usaha di Indonesia, termasuk UKM.


Padahal, sambung Handi, keberadaan koperasi dan UMKM seharusnya dilindungi oleh pemerintah karena perannya dapat menghidupkan ekonomi kerakyatan.

"Namun ketika asing bisa merambah sektor ini, cengkeraman asing semakin kuat sehingga membuat sektor UMKM tak bardaya," demikian Handi. [jto]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya