Berita

Foto: Net

Politik

Gambar Raja Joko

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 15:24 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

Act like a king. Berpakaian seperti raja. Fake It Until You Make It. Suatu kali, Muhammad Ali berkata;

“I am the greatest and I said that even before I knew I was.”

Ali adopsi teori "The Will to Believe" by William James, yang terbit tahun 1896.


This breaks down to the power of belief. Penggemar boxing sejagat percaya. Ali was the greatest. Minimal sampai Mike Tyson came to light.

Mas Joko pake baju keraton. Ada mahkota pula. Bergaya as if he were Javanese King. Poster "Raja Joko" dipasang. Percaya diri.

Seandainya sosiologis Robert K. Merton melihat gambar "Raja Joko", mungkin dia akan sebut ini aksi "Self-Fulfilling Prophecy".

Philosopher Karl Popper menyebut "self-fulfilling prophecy" sebagai "Oedipus effect".

Sebuah "false definition of the situation evoking a new behavior which makes the original false conception come true".

Sebuah "delusion—declared as truth when it is actually false", dalam rangka mempengaruhi persepsi orang lain.

Mas Joko maksain diri dengan mengaplikasikan "Thomas theorem" yang menyimpulkan hukum "If men define situations as real, they are real in their consequences".

Gambar "Raja Joko" kirim sinyal ke otak. Neuronal signals travel from the cortex to the brain stem and on down into his smiling face.

Otak pemirsa otomatis melakukan komparasi geometrik antara Raja Joko dengan Sri Sultan Hamengkubuwo X.

Boooms, placebo effect
yang gagal meledak. Benar kata scientist; "Children seem to have greater response than adults to placebos."

Hanya anak kecil yang terpukau dengan kostum "Raja Joko". Orang dewasa seperti Fadli Zon malah nyindir bahaya dari "Petruk dadi Raja".

Karena ngga punya "Royal Aura", Mas Joko tetap dilihat sebagai Jokowi. Seorang politisi PDIP asal Solo. Jadi presiden atas bantuan Mega, LBP, Hendro dan Wiranto.

Itu pun setelah mengkhianati Pa Prabowo yang membawa Mas Joko dari Solo ke Jakarta. [***]


Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya