Berita

Sudit Jatanras/Net

Hukum

Tim Jatanras Begadang Dua Hari Dua Malam Buru Haris Simamora

JUMAT, 16 NOVEMBER 2018 | 18:02 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Ada cerita menarik di balik penangkapan Haris Simamora yang diduga membunuh Gaban Daperum Nainggolan dan keluarga.

Haris Simamora ditangkap oleh tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya.

Saat ditangkap, HS berada di sebuah rumah menyerupai saung yang berada kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Dia pun diketahui akan mendaki pegunungan.


"Kita dapatkan informasi masyarakat, ternyata HS ini dia ada di Garut, sehingga tim dari Polda dan Polres menuju ke Garut. Sampai di Garut kita dapatkan bahwa HS ada di kaki Gunung Guntur katanya akan mendaki gunung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/11).

HS ditangkap karena membunuh empat orang di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11) kemarin.

Sekeluarga tersebut diduga korban pembunuhan. Mereka adalah Gaban Daperum Nainggolan, Maya Sofya Ambarita, Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Cerita yang menarik soal penangkapan HS adalah seluruh tim Jatanras yang diterjunkan memburu Haris Simamora, sama sekali tidak tidur selama dua hari dua malam untuk bisa menangkap pembunuh berdarah dingin ini.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipimpin oleh AKBP Jerry Raymond Siagian.

Kegigihan Tim Jatanras Polda Metro memburu Haris Simamora membuahkan hasil.

Sebab target yang diuber akhirnya terciduk saat sembunyi di sebuah saung di kaki Gunung Guntur dan hendak bersiap-siap mendaki agar bisa melarikan diri.

Haris pun menyerah di hadapan Jatanras Polda Metro. [rus]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya