Berita

Laman Facebook HS/Net

Nusantara

Akun Facebook Haris Simamora Dipenuhi Ungkapan Kemarahan

JUMAT, 16 NOVEMBER 2018 | 14:19 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Keluarga Gaban Diperum Nainggolan, Selasa lalu (13/11) memancing emosi dan kemarahan dari masyarakat luas di Indonesia, khususnya masyarakat Batak.

Sampai dengan Jumat siang (16/11), akun facebook Haris Simamora (HS) tersangka pelaku pembunuhan keluarga Gaban Diperum Nainggolan, menjadi sarana pelampiasan kemarahan.

"Jangan lh confusing orang  yang lgi bekerja keras untuk mencapai yg terbaik,
Karena tidak menyerah saja sudah pencapaian mereka,"
kalimat yang ditulis Haris di lama facebook miliknya, 11 Oktober 2018 lalu.

Karena tidak menyerah saja sudah pencapaian mereka," kalimat yang ditulis Haris di lama facebook miliknya, 11 Oktober 2018 lalu.

Komentar dalam postingan tersebut menembus angka 10 ribu. Ungkapan kemarahan warganet seakan memenuhi kolom komentar akun HS.

Antara lain, akun atas nama Yosua Nainggolan menulis komentar "Nyawa dibayar nyawa". Sedangkan akun atas nama Sorta Ridawati Sianturi menulis komentar "Setan alas ini tak punya hati nurani, biadab betullah kau begu".

Pada postingan lain dalam akun facebook HS juga diserbu komentar kemarahan masyarakat luas sebagai reaksi atas pembunuhan sadis yang dilakukannya kepada Keluarga Gaban Diperum Nainggolan. [lov]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya