Berita

Ilustrasi/RMOLSumut

Nusantara

Kawanan Buaya Teror Warga Bantaran Sungai Batang Natal

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 14:48 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Warga Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara kini resah. Mereka ketakutan atas munculnya beberapa ekor buaya di sungai Batang Natal yang melintas di kawasan pemukiman.

Kemunculan hewan predator itu membuat warga khawatir. Pasalnya, sungai Batang Natal adalah salah satu sumber aktifitas warga sehari-hari. Warga menduga jumlahnya lebih dari 1 ekor.

Menurut kesaksian beberapa warga, dalam empat bulan terakhir, buaya-buaya tersebut telah beberapa kali muncul di pinggiran sungai. Kejadian itu terjadi di beberapa desa, yakni Desa Pasar III, Desa Setia Karya, Kelurahan Pasar I. Buaya juga beberapa kali muncul di Kelurahan Pasar II.


“Sebelumnya tidak pernah ada, ini sudah sekitar 4 bulan muncul dan semakin hari semakin sering, 1 bulan terakhir ini malah hampir tiap hari," terang Nur, warga Desa Setia Karya, seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (15/11).

Nur mengaku khawatir, mengingat, anak-anak mereka juga sering bermain dan berenang di sungai tersebut.

"Kami sudah sering larang anak-anak untuk berenang di sungai, tapi kadang masih ada ada saja anak-anak yang tetap mandi di sungai, ini buat kami ibu-ibu di sini cemas," tambahnya.

Kekhawatiran senada diungkapkan Hasna, warga Pasar II Natal. Ia mengaku kemunculan buaya telah menjadi teror sehari-hari bagi warga. Mereka berharap pihak berwenang segera turun tangan.

“Kemunculannya (buaya) semakin hari semakin sering, sementara banyak warga di sini nyuci dan mandi di sungai, kami takut kalau sampai ada korban," pungkasnya. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya