Berita

Titiek Soeharto/Net

Politik

Titiek: Saatnya Indonesia Kembali Berjaya Seperti Era Soeharto

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kondisi perpolitikan saat ini sudah tidak lagi berpihak kepada rakyat kecil. Rakyat kecil yang kebanyakan berprofesi sebagai petani sudah dikesampingkan oleh pemerintah.

Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyontohkan impor pangan yang terus dilakukan pemerintah. Impor pangan ini, sambungnya, telah merugikan para petani lantaran produksi pertanian mereka menjadi tidak laku di pasaran.

Hal ini tentu berbeda dengan janji yang disampaikan Presiden Joko Widodo yang ingin memajukan sektor pertanian.


“Contoh nyata, janji ingin memajukan sektor pertanian yakni padi, jagung, kedelai atau pajale, namun kenyataannya malah mengimpor dan para petani tercekik,” ujarnya dalam acara Gerakan Rabu Biru (GRB) di Cilegon Creative Centre, Banten, Rabu (14/11).

Dia berharap masyarakat yang sudah semakin cerdas tidak lagi terbuai dengan janji yang tidak terealisasi.

Untuk itu, mantan politisi Golkar tersebut mengajak rakyat Indonesia untuk bersama-sama mengembalikan kejayaan pangan di era Presiden Soeharto.

Saat itu, politik berpihak pada rakyat kecil. Salah satu indikatornya, Indonesia berhasil swasembada pangan dan mendapat pengakuan dari dunia internasional sebagai negara agraris.

“Sudah cukup, dan sudah saatnya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya