Berita

Bendera Demokrat/Net

Politik

Demokrat Ditinggal Kader Kalau Larang Pilih Jokowi-Ma'ruf

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 22:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat tidak ingin ada perpecahan di internal. Atas alasan itu, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membebaskan kader dalam memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

"Itu adalah upaya agar Demokrat tidak pecah," ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Selasa (13/11).

Ujang menyebut bahwa Partai Demokrat bisa terpecah seandainya ada penyeragaman pilihan di pilpres.
Bahkan dia memprediksi akan banyak kader dan caleg Demokrat yang mundur jika hal itu tetap dipaksakan.

Bahkan dia memprediksi akan banyak kader dan caleg Demokrat yang mundur jika hal itu tetap dipaksakan.

"Jika para kadernya dilarang mendukung Jokowi. Para kader tersebut kemungkinan akan ramai-ramai mengundurkan diri. Dan jika itu terjadi akan merugikan Demokrat," jelasnya.

Karenanya, kata Ujang, untuk mengantisipasi perpecahan dan pelemahan di internal maka tak ada pilihan lain.

"Pilhannya ya kader bebas bermain dalam pilpres," tandasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya