Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Coattail Effect Lagu Lama Demokrat Untuk Main Dua Kaki

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 22:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keputusan DPP Partai Demokrat yang tak memberikan sanksi kepada Caleg Partai Demokrat mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dinilai sebagai sikap pragmatis.

Pengamat politik dari Volpox Center Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan tidak diuntungkannya Caleg Demokrat dalam mengkampanyekan Prabowo-Sandi selalu menjadi alasan dalam kebijakan Partai Demokrat.

Menurut Pangi, Demokrat selalu menilai efek yang didapat dari capres-cawapres hanya didapat oleh PDIP dan Gerindra sebagai pengusung. Sementara partai koalisi tidak mendapat efek ekor jas atau coattail effect.


Seharusnya, kata Pangi, Demokrat tidak bisa menyalahkan coattail efect yang saat ini dinikmati oleh PDIP dan Gerindra selaku partai pengusung capres.

"Salah sendiri kenapa tidak punya capres. Kemudian sekarang yang disalahkan pemilu serentaknya," kata Pangi saat dihubungi, Selasa (13/11).

Lebih lanjut Pangi menilai alasan Partai Demokrat soal pemilu serentak dan tidak mendapat efek ekor jas adalah lagu lama yang biasa didengungkan untuk bermain dua kaki.

"Jadi intinya tidak boleh setengah-setengah kalau sudah mendukung pasangan calon itu. Lucu jadinya kalau setengah-setengah," pungkas Pangi. [nes]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya