Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Andi Arief: PSI Kelihatannya Dibentuk Untuk Islamophobia

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 08:10 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Penolakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie terhadap peraturan daerah (Perda) Syariah dinilai sebagai bentuk rasa frustrasi pada kenyataan.

"PSI kelihatannya dibentuk untuk Islamophobia mendapat gelanggang. Juga tidak serius duduk di Parlemen," ungkap Andi Arief.

Andi menegaskan, soal (PSI) akan menolak Perda Syariah adalah soal frustrasi pada kenyataan, lalu mencari target minimum. Target minimumnya duduk di DPRD kabupaten dan Provinsi.


"Cukup realistis, tidak besak pasar dari tiang," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu, Selasa (13/11) pagi.

Andi menjelaskan, dulu Partai Rakyat Demokratik (PRD) dibentuk untuk membuka demokrasi, tidak disiapkan duduk di Parlemen.

"PRD berhasil membuka demokrasi, PSI memperbesar ketegangan. Ini pendapat saya pribadi. Anak muda berkumpul itu kekuatan. Tetapi kalau salah asuhan, maka muda adalah sia-sia," ujar Andi.

Kata Andi, takut pada perda syariah itu contoh salah asuhan. Bagaimana mungkin anak-anak muda dicekoki sejarah yang salah soal kekhususan Papua dan Aceh.

"Ada kecenderungan yang kontradiktif, di satu sisi menginginkan kebebasan yang seluas-luasnya. Di sisi lain berupaya melarang sebesar-besarnya. Kami boleh bebas, tetapi anda tidak boleh, nanti jadi syariah. Mungkin dulu Belanda juga bilang pada kaum pergerakan hal yang sama," demikian Andi Arief. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya