Berita

KPK/Net

Hukum

Maju Pilbup Kuningan, Yosa Octora Setor Ke PKB Rp 1,2 Miliar

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 06:54 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Sidang dugaan suap mantan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amin Santono mengungkap adanya penyerahan uang kepada Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rasta Wiguna.

Rasta mengaku telah menerima uang sebesar Rp 1,2 miliar untuk pemenangan Yosa Octora Santono, anak Amin Santono untuk menjadi bupati Kuningan. Namun menurutnya, di internal PKB tidak ada aturan soal besaran yang harus disetor oleh calon kepala daerah.

Uang tersebut secara bertahap dari Amin sendiri dan dari Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman, Direktorat Evaluasi Pengelolaan Eka Kamaludin yang juga didakwa bersama Amin.


"Pertama dua ratus dari Eka kemudian Rp 1 miliar dari Pak Amin," kata Rasta saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Senin (12/11).

Kemudian dia menegaskan Amin memberikan uang tersebut melalui sopirnya.

Rasta menjelaskan, salah satu nama yang direkomendasikan kepada DPP PKB adalah Yosa. Pengusulan nama tersebut setelah mendapat permintaan dari Eka Kamaludin.

"Pak Eka waktu itu ketemu saya minta difasilitasi karena anaknya Pak Amin, Yosa mau jadi calon bupati di Kabupaten Kuningan," demikian Rasta. [jto]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya