Berita

PSI/Net

Politik

PSI Harus Mampu Buktikan Diri Jadi Partai Anak Muda

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 22:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa menjadi role model partai yang bisa memantik kalangan milenial untuk aktif di dunia partai.

Atas alasan itu, tidak berlebihan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut PSI berpotensi menjadi parpol “unicorn” di negeri ini. Istilah “unicorn” merujuk pada perusahaan rintisan (startup) bervaluasi 1 milliar dolar AS atau Rp 14 triliun.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai PSI bisa menjadi angin segar bagi perpolitikan karena memberdayakan anak muda.


Namun demikian, partai besutan Grace Natalie itu harus bisa membuktikan diri mampu melakukan hal tersebut.

"PSI bisa disebut salah satu partai yang komitmen politiknya ingin berdayakan anak muda. Tentu ini angin segar sekaligus tantangan pembuktian diri," ucap Adi dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (12/11).

Menurutnya, PSI bisa mencontoh langkah Jokowi yang lahir dari semangat yang sama. Mantan Wali Kota Solo itu merintis karir politik dengan menyuguhkan model politik baru, yaitu tanpa berjarak dengan rakyat.

"Dia blusukan dan kerja kerja. Dengan kata lain, terpilihnya Jokowi jadi presiden karena rakyat mau ada sosok baru dalam kepemimpinan nasional," pungkasnya.

Saat perayaan hari jadi PSI keempat, Jokowi memuji PSI yang mampu membawa kreasi anak muda dengan akuntabilitas dan kreatif berdemokrasi.

Dia yakin PSI bisa seperti startup Indonesia yang mampu menyandang status “unicorn” seperti Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

“Untuk menjadi unicorn dalam politik tanah air. Modalnya adalah semangat dan kerja keras," kata Jokowi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya