Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Jurus RR Cegah Stunting Sekaligus Buka Lapangan Kerja

SABTU, 10 NOVEMBER 2018 | 00:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perbaikan asupan gizi anak merupakan cara agar stunting atau gagal tumbuh anak bisa dicegah. Perbaikan gizi di antaranya bisa dilakukan dengan konsumsi makanan dan minuman bergizi, seperti telur dan susu.

Ekonom senior DR Rizal Ramli memiliki solusi jitu agar anak-anak Indonesia bisa dengan mudah mengonsumsi daging ayam dan telur, sehingga terbebas dari stunting.

Bahkan jurusnya kali ini juga mampu meningkatkan kemandirian pangan bagi rakyat kecil, termasuk turut membuka peluang usaha mereka.


“Rakyat bisa kita ajak bikin ternak ayam untuk hasilkan telur,” kata pria yang akrab disapa RR itu saat ditemui di Posko Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jalan Sriwijaya 35, Jakarta, Jumat (9/11).

Adapun cara Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid mencegah stunting itu adalah dengan memberikan bantuan berupa telur dan ayam kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD).

Pemberian ini harus dikembangkan oleh anak-anak tersebut, sehingga ayam yang diberikan bisa berkembang biak dan mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka.

“Kalau setiap hari anak di bawah SD kita kasih telur, kita kasih ayam, jutaan rakyat kita pelihara ayam,” jelasnya.

Mantan Menko Kemaritiman itu memastikan, perekonomian rakyat akan ikut terangkat hanya dengan beternak ayam tersebut. Sebab, saat masih kecil, RR pernah melakukan hal tersebut. Dia beternak ayam untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Lebih lanjut, capres rakyat ini menjelaskan bahwa dengan membuat kandang ayam bertingkat di setiap rumah, rakyat bisa beternak ayam sehingga produksi telur dan daging ayam meningkat.

Dengan begitu, kemandiran pangan juga bisa terpenuhi dan tidak perlu melakukan impor pangan.

“Jadi ini selain menyelesaikan masalah stunting juga ngasih kerjaan buat rakyat kita,” pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya