Berita

Foto/RMOL

Politik

Sistem Kapitalisme Di Indonesia Sudah By Design

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sistem kapitalisme yang berjalan masif kemudian melahirkan kejahatan korporasi di Indonesia harus dilawan dengan gerakan rakyat yang masif pula sesuai konsep sosialisme Indonesia yang mengacu pada Pancasila dan UUD 1945.

Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis, Suroto saat ditemui di Jalan Guntur No.49, Jakarta, Kamis (8/11).

"Sistem kapitalisme ini sudah berjalan by design dan sistematis sekali. Anda saya tanya apa itu demokrasi ekonomi pasti tidak tahu. Sistem itu sudah diaborsi dari kita belum lahir," ucap Suroto.


Sistem kapitalisme yang diajarkan secara masif kemudian hingga membangun pengorganisasian sampai ke negara hanya bisa dilawan dengan yang sama di tataran rakyat.

"Pernyataan Bung Hatta yang terus saya ingat jadikanlah slogan menjadi tindakan, demonstrasi menjadi organisasi. Dengan seperti itu kita bisa melawan kapitalisme," terangnya.

Dia mengakui, hal pertama yang harus dibangun ialah mengubah cara berpikir (mindset) masyarakat yang saat ini sudah terjangkit dengan sistem kapitalisme di kepalanya. Kemudian menghidupkan lagi konsep demokrasi ekonomi secara benar di masyarakat.

"Problemnya demokrasi politik yang macet sekarang itu karena minus demokrasi ekonomi yaitu partisipasi masyarakat dalam mengelola sumber daya," pungkasnya. [lov]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya