Berita

Bursah Zarnubi/Net

Politik

Nilai Perjuangan Pahlawan Harus Digelorakan Ke Generasi Milenial

KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari Pahlawan harus terus digelorakan kepada generasi milenial yang jumlahnya mencapai 40 persen di negeri ini.

Sebab, di era kemajuan teknologi saat ini, tidak sedikit dari mereka yang sudah tercerabut dari lingkungan sosial. Padahal mereka dibutuhkan agar bangsa ini bisa terus kokoh berdiri.

Begitu kata Ketua Umum Perkumpulan Alumni Organisasi Pelajar Pemuda Mahasiswa Islam (PAPMI) Bursah Zarnubi dalam Seminar Hari Pahlawan bertajuk “Gelorakan Hari Pahlawan, Makna dan Arti Pahlawan Bagi Milenial” di Universitas Trilogi, Jakarta Selatan, Kamis (8/11).


Menurutnya, nilai perjuangan para pahlawan kemerdekaan harus terus disosialisasikan kepada kaum milenial, salah satunya semangan para pemuda nusantara dalam mencetuskan sumpah pemuda pada tahun 1928.

"Sumpah pemuda merupakan tonggak sejarah bangsa. Saat itulah kesadaran berbangsa lahir. Dia mengkristal dari 5 prasyarat, yakni kemauan, sejarah, bahasa, adat istiadat, dan pendidikan," terangnya.

Saat itu, sambung Bursah, para pemuda mewakili kelompok suku dan agama masing-masing. Ini juga yang kemudian menjadi cikal bakal bahwa di negeri ini keberagaman tidak bisa dipertentangkan.

Sehingga, jika ada orang atau kelompok yang mempertentangkan Pancasila dengan agama, maka dipastikan akan gagal. Sebab Pancasila sudah menjadi falsafah bangsa ini.

"Bayangkan, seandainya kita tak bisa mempertahankan Sumpah Pemuda, Pancasila dan NKRI, Indonesia mau jadi apa ke depan," tambah dia.

Oleh karena itu, Bursah meminta kepada mahasiswa sebagai generasi muda, untuk berkontribusi terhadap bangsa ini, menjaga Pancasila dan NKRI.

"Nah kita harus menjaga itu. Bahwa kita bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu dengan Pancasila sebagai falsafah bangsa kita," tambahnya. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya