Berita

Relawan Prabowo-Sandi di Dubai/Ist

Dunia

Berkumpul Di Dubai, Relawan Doakan Kemenangan Prabowo-Sandi

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 21:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan Relawan Prabowo-Sandi yang berada di Uni Emirates Arab (UAE) berkumpul di depan Mall of the Emirates, Dubai pada Jumat (2/10).

Mereka yang berkumpul merupakan pekerja hotel, pengusaha, profesional, dan ibu-ibu yang tergabung dalam Persatuan Emak-Emak Online Lintas Negara (PEOLN). Mereka berdoa bersama untuk kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Silaturahmi ini diinisiasi dan dipimpin oleh Indah Riyanti Brown, yang berprofesi sebagai pengusaha baja anggota dari Gerindra yang berdomisili di Dubai selama 16 tahun.


Sementara doa bersama dipimpin oleh seorang pekerja hotel, yang juga Ketua Roemah Djoeang Dubai Syarifulloh.

Acara ini kemudian diisi diskusi yang mengangkat tema alasan memilih Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Indah menjelaskan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) harus memilih Prabowo-Sandi karena telah terbukti memberikan perlindungan kepada seorang pekerja migran, Wilfrifa Soik. PMI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diselamatkan Prabowo dari eksekusi hukuman mati di Malaysia beberapa tahun lalu.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Prabowo ketika menolong Ibu Wilfrida yang terancam hukuman mati. Kami merasa Pak Prabowo sangat memperhatikan nasib para pekerja migran Indonesia yang berjuang di luar negeri,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (6/11).

Relawan Prabowo-Sandi di Dubai juga berharap calon wakil presiden Sandiaga Uno bisa memperbaiki ekonomi Indonesia. Sehingga lapangan pekerjaan bagi WNI semakin terbuka dan tidak perlu lagi ada WNI yang bekerja di luar negeri,

“Kita ingin supaya WNI hidup adil, makmur, dan sejahtera di masa mendatang dan bisa menjalankan agama Islam dengan nyaman dan tenang seperti di UAE ini,” sambungnya.

Acara ini ditutup dengan pembagian buku Paradoks Indonesia karangan Prabowo Subianto kepada anggota Relawan Prabowo Sandi Dubai. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya