Berita

Anwar Sadad/Net

Politik

Komentari Hasil Survei LSI, Gerindra: Kalau Riil, Kami Di Urutan Pertama

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 07:38 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Partai Gerindra hormati hasil survei LSI Denny JA terkait peta pertarungan partai politik di Jawa Timur. Hasilnya, Gerindra berada di urutan nomor 4.

"Kalau kita potret secara riil di masyarakat,  jelas bahwa partai kita (Gerindra) ini ada di partai urutan pertama atau minimal ke dua,” jelas Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (4/11).

Diketahui, LSI Denny JA  baru saja mengeluarkan hasil survei mengulas soal peta pertarungan partai politik di Jawa Timur. Survei dilakukan 4-14 Oktober 2018 dengan 600 responden. Hasilnya, jika pemilihan dilakukan hari ini Parpol dengan perolehan terbanyak adalah PKB 21,7 persen, PDI-P 21 persen, Golkar 5,2 persen, Gerindra 4,6 persen, Demokrat 3,6 persen.
 

 
Menurut Sadad, hasil survei itu belum mewakili seluruh masyarakat di kampung-kampung dan di desa-desa. "Jadi kita nggak bisa meminta penjelasan mereka itu menggunakan teknik apa. Kita tidak ada masalah, biar saja, kita tidak terganggu dengan survei itu,” tambah Sadad.
 
Dijelaskan Sadad, Partai Gerindra punya mekanisme sendiri di internal untuk mengukur elektabilitas partai berikut multi efek dari pilpres. Di mana capres dari Partai Gerindra adalah juga ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Belum lagi kerja-kerja dari caleg yang mayoritas adalah tokoh-tokoh berpengaruh di daerahnya masing-masing. Oleh sebab itu, Kita masih optimis di nomer urut dua,” tandasnya.
 
"Lumbung-lumbung suara Gerindra di daerah-daerah juga cukup banyak dan hampir merata. Lumbung pemilih Prabowo adalah lumbung Gerindra juga. Secara teori begitu,” ujarnya.
 
Misalnya di Madura, itu lumbung suara Prabowo sejak pemilu 2014. Di Bangkalan Prabowo dan Gerindra sangat dicintai dan di Sampang Partai Gerindra pemenang kedua selisih sedikit dari PKB tapi sama-sama 8 kursi.

"Itu menandakan, kontes politik 2014 (pileg dan Pilpres), suara Pak Prabowo yang tidak sesanter sekarang saja, sudah memberi efek politik cukup besar bagi Gerindra. Apalagi sekarang, ketika masyarakat Jawa Timur semakin menunjukkan pilihannya untuk Pak Prabowo di Pilpres nanti,” papar Sadad.
 
Sekarang ini. tambah Sadad, justru terjadi lonjakan yang cukup signifikan suara Prabowo dan Gerindra.

"Sekarang ini kita sebagai kader, setiap hari merasakan respon denyut masyarakat kehadiran pak prabowo di berbagai tempat. Saya optimis nanti di pemilu 2019 Gerindra mendapat suara sangat besar,” demikian Sadad. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya