Berita

Lion Air Jenis Boeing 737 Max 8/Net

Politik

Pemerintah Harus Pastikan Boeing Aman Dan Laik Terbang

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 14:43 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air JT-610 menambah catatan kelam tentang keselamatan penerbangan di Indonesia. Sejumlah anggota parlemen Indonesia pun angkat bicara.

Wakil Ketua Komisi V DPR, Sigit Sosiantomo meminta manufaktur Boeing menjamin pesawat produksinya aman.

Pernyataan Sigit menanggapi ihwal beredarnya catatan dalam dokumen log book Lion Air PK-LQP saat menempuh perjalanan dari Denpasar menuju Jakarta.


"Berdasarkan data yang ada di log book tersebut, kerusakan di pesawat dianggap cukup serius. Dan menjadi pertanyaan kita, kok bisa pesawat baru 2 bulan beroperasi dan baru 800 jam terbang panelnya sudah rusak? Apakah ada cacat produksi sehingga pesawat ini mengalami malfungsi, mengingat tahun
lalu Boeing juga sempat menarik mesin pesawat jenis ini karena ada masalah,” kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (31/10).

Sigit menjelaskan, Lion Air dengan register PK-LQP dengan masa operasional baru  2 bulan, kondisi pesawat seharusnya masih dalam jaminan produsen pesawat dan dipastikan belum ada dugaan kerusakan pada panel navigasi.

"Sebagai produsen, Boeing diharapkan bertanggungjawab terhadap jaminan produknya, mengingat pesawat yang dibeli Lion ini bukan satu-dua pesawat tetapi ratusan pesawat," jelas Sigit.

Sigit juga mendesak pemerintah selaku regulator untuk mengevaluasi semua izin sertifikat registrasi dan sertifikat kelaikudaraan pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang beroperasi di Indonesia.

“Kalau tidak ada jaminan keamanan dan kelaikan dari Boeing bahwa produknya tidak cacat, lebih baik pesawat yang sudah ada di-grounded dulu sampai terbitnya jaminan keamanan dan kelayakan dari produsen pesawat yaitu Boeing,” demikian Sigit. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya