Berita

Ridwan Saidi/RMOL

Politik

Ridwan Saidi: Rezim Sekarang Berusaha Sekuat Tenaga Menutupi Kebobrokan

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 11:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Maraknya kasus korupsi yang diduga melibatkan para pejabat tinggi negara di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla membuat KPK diminta untuk mengungkap tuntas kasus tersebut.

Budayawan sekaligus sejarawan, Ridwan Saidi menyatakan, rezim ini akan berusaha sekuat tenaga untuk menutupi kebobrokannya.

"Rezim ini tidak mau kalah. Kalau orang mau kalah, dia main curang. Kalau kita menang, ngapain kita main curang," ujar Ridwan dalam diskusi publik bertajuk 'Menuntut Penegakan Hukum atas Dugaan Korupsi Pejabat-pejabat Tinggi Negara' di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (29/10).


Tokoh Betawi tersebut membeberkan, kasus yang sarat dengan korupsi seperti Meikarta, reklamasi Teluk Jakarta dan sebagainya harus diungkap oleh aparat penegak hukum.

"Jadi searang kita menghadapi masalah korupsi, korupsi itu yang sekarang terjadi yang perlu dihajar pertama adalah reklamasi Teluk Jakarta," ungkapnya.

Walaupun sudah dibatalkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, proyek tersebut juga menyimpan tendensi adanya korupsi terkait perizinan.

Sehingga Ridwan menegaskan agar KPK mampu mengusut tuntas termasuk orang-orang besar yang berada di belakangnya.

"Ini yang gede-gede harus diungkap jangan yang ngambil lampu petromak yang ditangkap, itu mah enggak usah," selorohnya. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya