Berita

Danjen Kopassus (Kedua dari kiri)/Dok

Nusantara

Kopassus Terima Bantuan Tanah Daerah Latihan Seluas 100 Hektare

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 22:11 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Sebagai bagian dari sinergitas antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan bantuan untuk Korps Baret Merah.

Bantuan ini diterima langsung oleh Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono usai Upacara Peringatan ke-90 Hari Sumpah Pemuda dan Peringatan Hari Kesadaran Nasional Tingkat Provinsi Banten, yang digelar di Lapangan Heroik, Grup-1 Kopassus, Serang, Banten, Minggu (28/10).

Bantuan pertama yang diterima Kopassus adalah tanah untuk daerah latihan seluas 100 hektare di Desa Mangkualam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Ini merupakan wilayah yang strategis di sisi barat Pulau Jawa sebagai pertahanan.


“Dalam hal pembinaan kemampuan personil, lokasi tersebut akan menjadi tempat latihan bagi prajurit Kopassus, khususnya prajurit Grup-1, untuk mengasah kemampuan menjaga kesiapan perorangan maupun satuan,  dalam menghadapi ancaman dan gangguan terhadap keutuhan NKRI di masa yang akan datang,” jelas Danjen Kopassus.

Masih dalam kesempatan yang sama, Danjen Kopassus juga menerima bantuan 1 unit truk pengangkut sampah dari Pemprov Banten, serta 1 unit mobil serba guna dari Polda Banten yang diserahkan langsung oleh Kapolda Banten Brigjen Pol Tedy Minahasa.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi bantuan yang diberikan, semoga bermanfaat dalam mendukung operasional Kopassus, khususnya Grup-1. Semoga, ke depan sinergitas dan kerja sama Pemprov Banten, Polda Banten dan Kopassus dapat semakin ditingkatkan, untuk mendukung program yang dicanangkan Pemerintah dan bersama-sama memajukan Provinsi Banten,” pungkas Danjen Kopassus. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya