Berita

Politik

Kritik Penggratisan Suramadu, TKN: Kami Selalu Gunakan Narasi Positif

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 15:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Jokowi pada Sabtu (27/10) meresmikan pembebasan tarif tol Jembatan Suramadu. Keputusan dilakukan jelang Pemilihan Presiden 2019 ini menuai polemik.

“Kami dari Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) selalu menggunakan narasi positif dalam kampanye,” ujar Verry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/10).

Verry melihat penggratisan itu sebagai hal yang wajar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Madura. Pasalnya dengan dikenakannnya tarif selama ini mengurangi pendapatan masyarakat Madura, terutama yang bekerja di Surabaya.


“Ini kebijakan yang berpihak pada rakyat di mana tentunya Pak Presiden Jokowi ingin melihat efek ekonomi yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut,” terangnya.

Dengan digratiskan, sambung Verry, peredaran barang dan manusia menjadi lancar di antara kedua wilayah tersebut. Sehingga Surabaya sebagai kota pusat pertumbuhan bisa memberikan keuntungan menetesnya kepada Madura.

“Tentu saja pergerakan barang dan  manusia akan meningkat yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan perekonomi,” demikian Verry. [jto]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya