Berita

Enggartiasto Lukita/Net

Politik

DPR: Sudah Lama Seharusnya Mendag Enggar Mundur

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 16:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Sepak terjang Menteri Perdangangan, Enggartiasto Lukita yang lebih berpihak kepada kebijakan impor sudah seharusnya di-reshuffle oleh Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Refrizal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/10).

"Mendag harusnya sudah mundur dari dulu atau dimundurkan, di-reshuffle oleh Pak Jokowi. Menurut saya sudah lama itu seharusnya dilakukan," kata Refrizal.


Pasalnya, kebijakan impor yang tidak berbasis data terutama yang menyangkut soal kebutuhan pokok telah menyengsarakan para petani.

Senada dengan ekonom senior Dr. Rizal Ramli yang menyebut tidak mungkin Enggar di-reshuffle Jokowi karena tidak enak dengan ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Mana ada sekarang menteri mau mundur atau mengundurkan diri, ya jadi harus di-reshuffle lah," tegasnya.

Legislator asal Sumatera Barat II ini memaklumi bahwa tidak ada negara yang bisa berdiri tanpa impor. Namun hanya saja kebijakan impor itu dilakukan pada hal-hal yang sifatnya penting dan mendesak.

"Kementerian Perdagangan itu kan seharusnya mengimpor hanya yang penting-penting saja jangan semuanya diimpor. Selain itu juga bagaimana harus menggenjot ekspor," pungkas Refrizal. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya