Berita

Foto: Bambang Wijiatmoko- Hand Over(HO) Kementerian ESDM

Bisnis

Tim Siaga Bencana ESDM Terus Upayakan Pengangkatan Jembatan Kuning Palu

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 09:26 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Tim Siaga Bencana ESDM terus mengupayakan pengangkatan Jembatan Ponulele atau yang lebih dikenal sebagai Jembatan Kuning, icon baru Kota Palu yang roboh saat gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah pada 28 September lalu.

Proses pengangkatan dan pembongkaran ini sudah di mulai Tim Siaga Bencana ESDM bersama Tim dari Adibrantas pada Jumat (19/10) lalu.

"Crane berkekuatan 60 ton dari Bayan Resources untuk Tim Siaga Bencana ESDM sudah memasuki hari keempat dalam mengangkat dan memindahkan jembatan kuning yang terdampak bencana 28 September lalu," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (23/10).


Proses pengangkatan besi Jembatan Ponulele dilakukan Tim Siaga Bencana ESDM dilakukan menggunakan Crane 60 ton Zoomlion. Selain menggunakan crane, Tim Siaga ESDM juga dibantu alat berupa rock breaker untuk mempercepat membongkar pondasi jembatan berwarna kuning tersebut.

Crane 60 ton tersebut setiap hari bekerja memindahkan potongan Jembatan Ponulele ke tempat yang aman, kemudian bertahap dibawa ke tempat lain dengan truk.

Rencananya, proses pengangkatan Jembatan Ponulele ini juga akan dibantu menggunakan Crane 180 ton Kobelco untuk pengangkatan bagian tengah, namun masih menunggu kesediaan jangkar sandar kapal di wilayah Teluk Talise.

Dalam proses pengangkatan Jembatan Ponulele, Tim Siaga Bencana ESDM berkoordinasi dengan pihak Adibrantas yang bertugas melakukan pembongkaran atau pemotongan bagian-bagian jembatan.

Jembatan Ponulele ini membentang di atas Teluk Talise, Kelurahan Besusu dan Lere, yang menghubungkan kecamatan Palu Timur dan Palu Barat. Jembatan utama membentang sepanjang 250 meter. Sementara titik tertinggi lengkung jembatan yaitu 20,2 meter dari badan jembatan. Lebar jembatan 7,5 meter, dan luas permukaan besi total jembatan 6234,40 meter persegi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya