Berita

Ryamizard Ryacudu/Net

Politik

Soal Anggota KKIP, Menhan: Kenapa Kubu Prabowo?

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 00:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Anggota Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang baru Mayjen Mar (Purn) Yusuf Solichin dituding menjadi orang dekat capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Namanya sempat viral di media sosial saat masuk menjadi anggota KKIP.

Menanggapi hal itu Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tak pernah ada masalah dengan Prabowo.

“Kenapa kubu Prabowo? Saya temannya Prabowo. Saya satu lichting (angkatan) dengan Prabowo. Saya satu lichting dengan SBY, nggak ada masalah, nggak pernah musuhan,” ujar Ryamizard saat ditemui wartawan di komplek Parlemen, Jakarta, Senin (22/10).


Kata Menhan, dalam membangun bangsa tidak boleh bermusuhan. Kemudian membeda-bedakan kubu.

Dalam urusan KKIP, tegas Menhan, siapapun anak bangsa yang memiliki kompetensi di bidang industri pertahanan bisa masuk sebagai anggotanya.

“Sebagai bangsa harus bersatu. Nggak boleh musuh-musuhan. Masak soal partai kita harus musuh-musuhan? Nggak bagus. Soal partai, NKRI kita pecah, nggak boleh,” tegas Ryamizard.

Menurut Menhan, guna membangun bangsa, kubu Prabowo sebagai oposisi pemerintah tidak seharusnya dilarang untuk masuk ke pemerintahan.

“Jadi nggak ada Prabowo-Prabowoan, segala macamnya. Saya kawan lama dengan Prabowo,” tandasnya.[dem]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya