Berita

Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Gubernur Jabar Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid Di Garut

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 17:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyesalkan pembakaran bendera yang ada simbol tauhid oleh anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU di Garut, Jabar.

"Saya menyesalkan dibakarnya bendera yang ada simbol tauhidnya di Garut," kara RK dilansir dari akun Twitter @ridwankamil, Senin (22/10).

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) NU, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembakaran sebenarnya dilakukan pada bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sekaligus untuk menghormati dan menjaga kalimat tauhid.


Menurut RK, alasan yang disampaikan itu menimbulkan tafsir berbeda di tengah masyarakat.

"Dimaksudkan membakar simbol organisasi yang dilarang pemerintah namun hemat saya hal tersebut menimbulkan tafsir berbeda," terang mantan walikota Bandung itu.

"Mari biasakan menyampaikan pesan dengan adab yang baik. Bangsa kita butuh itu," demikian RK menambahkan. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya