Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sadis, Pelaku Membuang Korban Ke Sungai Dalam Keadaan Hidup

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 01:59 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Polisi menemukan fakta mengejutkan hasil uji forensik dugaan pembunuhan dan penculikan satu keluarga di di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Adalah korban bernama Muhajir dan Istrinya Suniati masih dalam keadaan hidup saat dibuang oleh pelaku ke sungai dengan kondisi tangan diikat ke belakang.

Hasil ini dikuatkan dengan ditemukannya pasir dan cairan didalam paru-paru mereka. Sedangkan anak mereka M Solihin sudah dalam kondisi meninggal dunia sebelum dibuang.


"Artinya mereka masih bernafas saat dibuang dalam kondisi tangan terikat ke belakang," kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Minggu (21/10).

Kombes Andi Rian mengatakan, proses penanganan kasus ini masih terus mereka lakukan di mana seorang warga sudah ditetapkan sebagai tersangka yang merupakan tetangga dari korban sendiri.

"Inisialnya DN. Saat diperiksa ia menunjukkan di mana membuang korban pertama yakni Muhajir, kemudian lokasi membuang korban kedua yakni Solihin dan korban ketiga," ujar Andi Rian.

Namun kata Andi, tersangka ini perannya hanya membantu di mana ia bertugas mengambil mobil, kemudian membawa para korban dan membuang. Sedangkan eksekutornya masih dalam pengejaran.

"Kita terus mendalami kasus ini. Karena beberapa saksi sudah kita periksa termasuk tetangga korban," pungkas Andi.

Muhajir bersama Suniati serta anak mereka M Solihin dilaporkan hilang. Ketiganya hilang dari rumah mereka di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, sejak Selasa (9/10).

Kemudian pada Minggu (14/10) kemarin petugas menemukan jasad M Solihin di aliran Sungai Belumai, Deli Serdang. Kemudian pada Kamis (11/10) ditemukan jasad seorang anak laki-laki dengan posisi tangan dan kaki terikat di  Dusun I, Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang dan pada Selasa (16/10) sekitar pukul 10.00 WIB, jasad Suniati ditemukan di perairan Pulau Pandang, Batubara. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya