Berita

Prajurit TNI/Net

Pertahanan

Prajurit TNI Cari Sumber-Sumber Air Bersih Di Petobo

MINGGU, 21 OKTOBER 2018 | 12:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Prajurit TNI terus membantu korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, dan wilayah lain di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pada hari ini, Minggu (21/10), sebanyak 14 prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/AD, yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) mencari sumber air bersih bagi warga yang mengungsi di Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Lettu Czi M. Devi Yunus yang memimpin pasukan ini menjelaskan bahwa pencarian titik air dilakukan dengan menggunakan alat yang dinamakan dengan Geo Listrik.


“Setelah titik mata air ditemukan, selanjutnya digunakan alat berat water drilling Dando buatan negara Inggris untuk melakukan pengeboran sampai ke titik yang sudah terdeteksi oleh Geo Listrik sampai kedalaman 100 meter di bawah permukaan tanah,” urainya.
 
Devi Yunus mengakui bahwa pengeboran yang dilakukan tidak sebentar. Sebab, tidak jarang di titik yang ditemukan berada di tanah yang bercampur bebatuan, sehingga memerlukan waktu untuk menghancurkan bebatuan tersebut.
 
“Kendala yang kita hadapi di Petobo ini adalah titik air yang sudah kita temukan merupakan tanah bebatuan, sedangkan kita membutuhkan banyak air bersih untuk sirkulasi mesin water drilling supaya tidak terjadi penyumbatan pada selang air,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, dia berharap masyarakat yang mengungsi  bisa menjaga dan memanfaatkan dengan baik titik-titik air yang sudah ditemukan. Ini lantaran di daerah Petobo mencari sumber air bersih terbilang tidak mudah. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya