Berita

Pertahanan

Humas Polri: 2 Anggota JAD Tewas Ditembak Karena Melawan

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 18:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dua anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Tanjung Balai berhasil dilumpuhkan oleh tim Detasemen Khusus 88 anti teror di sebuah rumah kontrakan, Jalan Al Ikhlas, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kabupaten Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Kedua terduga teroris itu adalah Hendry Syahli Manurung (HSM) dan Rivai Alwis alias Rivai.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, salah seorang pelaku, yakni Hendry coba melawan petugas dengan menggunakan pisau.


"Petugas memberikan tembakan peringatan, namun tersangka Hendry tetap menyerang sehingga dilakukan penembakan untuk melumpuhkan,” jelas Dedi kepada wartawan, Jumat (19/10).

Disangka lumpuh, Hendry ternyata masih berdiri. Dengan sigap oleh rekannya Rivai, Hendry kemudian dibawa lari menjauh dari sergapan aparat. Empat buah bom pipa yang dibawa mereka sempat terjatuh dari total lika bom pipa.

"Kemudian mereka bersembunyi di WC umum," ujarnya.

Saat pintu WC umum tersebut didobrak, petugas kembali mendapat serangan hingga berujung kontak senjata.

"Tersangka sempat melakukan pelemparan satu buah bom pipa kepada petugas. akhirnya tersangka dilumpuhkan, yang mengakibatkan mereka meninggal dunia," jelas Dedi.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni lima buah bom pipa besi yang berisi gotri, satu buah pisau, satu pucuk senjata api merek Browning caliber 9 mili, dan dua butir peluru 9 mili dalam magazine.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya