Berita

Bamsoet/Net

Politik

Ketua DPR: Tidak Ada Unsur Kesengajaan Dalam Kasus Peluru Nyasar

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Guna melengkapi penyidikan dan memperkuat bukti, polisi melakukan sejumlah rangkaian rekontruksi dalam insiden peluru nyasar ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Dalam rekontruksi yang digelar di Lapangan Tembak Senayan ini turut dihadiri Ketua DPR, Bambang Soesatyo didampingi anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding.

"Saya datang ingin memastikan apakah dalam rekonstruksi ini terlihat unsur-unsur atau paling tidak potensi kesengajaan dari yang bersangkutan. Tadi sama-sama sudah kita lihat, bagaimana dia memulai latihan, bagaimana dia memegang senjata, yang tadinya semi otomatis menjadi otomatis" kata Bamsoet, sapaan akrabnya di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/10).


Ketua DPR tidak melihat ada unsur kesengajaan dari pelaku sehingga dugaan adanya ancaman teror ke DPR terpatahkan.

Bamsoet juga berterima kasih kepada polisi yang bergerak cepat mengungkap kasus peluru nyasar ke gedung DPR. Bamsoet mengatakan spekulasi teror ke DPR terpatahkan dengan hasil penyelidikan polisi itu.

"Sehingga berbagai spekulasi apakah diserang teroris atau segala macam itu bisa terpatahkan. Sekali lagi saya mengimbau awak media, tidak ada gerakan-gerakan yang meneror DPR. Ini adalah kegiatan olahraga yang nyasar ke DPR," demikian Bamsoet sembari meminta semua pihak untuk tidak memperkeruh suasana jelang Pilpres 2019. [jto]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya